Tuesday, May 16, 2006

haruskah kecewa menyapa sang gadis...?

Gadis duduk termenung sendiri, menyesali apa yang tak pantas disesali, meratapi apa yang tak pantas untuk diratapi dan menangisi apa yang tak pantas ditangisi....sungguh luruh lusuh semua keegoan diri tak terbatas tak terbagi....Vonis umurnya tak seberapa lama namun tragisnya vonis akhlaknya bertubi-tubi....bak tumpukan sampah kehidupan yang dipecundangi.....
Tapi kini....sang gadis coba kembali memintal kapas-kapas kekecewaan hati menjadi benang -benang iman yang kuat terpatri, karena ia sadar tak layak baginya mengemas airmata dalam peti duka dan lara..dia ingin membiarkan cinta berekspresi menjadi keshalihan dan perbaikan diri hari demi hari yang masih akan ia lalui, karna sang gadis yakin janji Ilahi tlah terukir di dalam pelataran hati....Mungkin sepenggal kisah tlah mendamparkan dirinya kelembah penyesalan dan kekecewaan,namun ia yakin suatu hari nanti dia kan berkata "selamat tinggal sepi..." karena cinta-Nya ia bangkit dan tersadar dari mimpi-mimpi yang menyelimuti diri....

1 Comments:

Blogger ryu_rie achmad said...

subkhnallah....

bagus banget ukhti
mampir ya..
mau saling berbagi kan?

7:36 AM

 

Post a Comment

<< Home